Semerbak harum itu memenuhi indera ku. Kepulan asap yang melayang dan lenyap beberapa jengkal di atasnya kemudian. Bara api itu membakar segala sejarah yang ada. Melewati lorong-lorong masa dalam pejaman mata. Aku bersama sujud asapku pada aroma-aroma kesunyian. Bernyanyi merdu dalam setiap keheningan. Menari riang dalam kegelapan. Merindukan siapa yang selalu dirindukan.

Advertisements