Mendung,
Kenapa kau berarak menyelimuti mayapada?
Rindukah tetesan hujanmu itu pada tanah kering ini?
Kenapa pula harus rindu?

Selimuti angkasa dengan kelabumu,
seperti menyelimuti ku yang merindu.

Jika hujanmu turun,
semoga bidadari berhijab mengepakkan sayapnya untuk menyapaku,
atau bahkan menyumbuiku dalam kasih-kasih dewata kahyangan.

Advertisements