Dan hujan, kembali berkuasa,
Membasahi segalanya,
Angin menjadi bumbu,
Menarikan rumpun bambu,

Kilat kian menjadi,
Memekakkan gendang indera,
Menyilaukan penglihatan indera,
Semuanya lengkap, setidaknya tanpamu,

Deras, itu yang dapat menggambarkannya,
Tanpa ampun menghujam bumi,
Menjadi sekat atas terbatasnya mata,
Seperti penjara narapidana,

D.17.3.18
Ponorogo

Advertisements