Search

el suyuthi

penjelajah kata tanpa arti

Tag

Sajak

Layla: Seribu Malam Tanpamu

(#BukuUntuk2017)

Selesai baca buku ke-6
Layla: Seribu Malam Tanpamu – Candra Malik
Bentang, Yogyakarta (2017)
259 halaman

Kembali lagi saya mengunjungi karya dari Gus Can aka Candra Malik. Sebelumnya saya menyelami Mustika Naga. Novel yang sebetulnya tidak berbeda jauh dengan karya Gus Can sebelumnya. Hanya saja, sayangnya saya tidak membuat resensi tentang Mustika Naga karena bacanya dahulu belum termotivasi buat membuat resensi semacam ini.

Continue reading “Layla: Seribu Malam Tanpamu”

Suluk Bagimu Negeri 

(#BukuUntuk2017)

Selesai baca buku ke-5
Suluk Bagimu Negeri  – Aprinus Salam
Gambar Buku Budaya, Yogyakarta (2017)
79 halaman

Buku kumpulan puisi atau sajak ini saya peroleh langsung dari penulisnya. Benar-benar langsung, ada penulisnya. Hanya saja media mendapatkan buku ini melalui pertanyaan kepada Prof. Nadirsyah Hosen tempo waktu. Buku ini menjadi kenangan dari KH Mustafied (Gus Tafid Mlangi) bagi mereka yang bertanya kepada narasumber di depan. 

Continue reading “Suluk Bagimu Negeri “

Refleksi Diri

Siapakah ia yang berjalan dalam sepi?
Gerangan apakah yang membuat ia begitu tersendiri?
Atau mungkin menyendiri?
Siapa pula peduli?

Aku hanya melihatnya,
Dengan mata kepala,
Bahkan mendengarkan langkahnya di telinga,
Aku dalam penjara,
Dalam ego yang menggelora,
Pertanyaan untukku, akukah manusia?

Suluk Tambangraras

(#BukuUntuk2016)
Selesai baca buku ke-18
Suluk Tambangraras; Runtuhnya Giri Kadhaton – Damar Shasangka
Prameswari, Jakarta (2016)
829 halaman

Saya disuguhkan dengan latar waktu zaman Kasunanan Surakarta berkuasa pada halaman-halaman pertama sebagai pembuka alur cerita yang begitu panjang. Raden Mas Gusti Sugandi atau Pangeran Adipati Anom mengumpulkan tiga abdi dalemnya untuk secara bersama-sama mengantisipasi jika Belanda (Walanda) merampas seluruh khazanah ilmu Jawa dengan menuliskannya pada satu kitab saja dan kini dikenal sebagai Serat Centhini. Continue reading “Suluk Tambangraras”

Kasih Kahyangan

Mendung,
Kenapa kau berarak menyelimuti mayapada?
Rindukah tetesan hujanmu itu pada tanah kering ini?
Kenapa pula harus rindu?

Selimuti angkasa dengan kelabumu,
seperti menyelimuti ku yang merindu.

Jika hujanmu turun,
semoga bidadari berhijab mengepakkan sayapnya untuk menyapaku,
atau bahkan menyumbuiku dalam kasih-kasih dewata kahyangan.

Rindu, Kapan Kau Jatuh?

Dinginnya udara, membekukan segala rindu yang ada.
Hujan, kepada siapa kau membela.
Sedang daku, terisak-isak dalam dahaga.
Mengeraskan hati yang retak karenanya.

Jauh, memang harus jauh,
terbuang jauh dan harus menjauh.
Maka rindu, kapankah kau jatuh?

Langkah Menghilang

Satu per satu langkah itu
Menghilang di arah terbitnya matahari
Pergi menjauh
Dan meninggalkan setapak
Yang tak menentu

Baris-baris pepohonan itu
Melambaikan dedaunan tanda perpisahan
Menjauh dan entah
Kapan kan kembali bersinggah
Kapan kah akan kembali bersua

Sedikit senyumanmu adalah penawar rindu
Hanya terus melangkah menjauh dan menghilang

(Perjalanan dari Bandung, 16 November 2016)

Bandung dalam Senyummu

Bandung,
Seribu pijaran krelip lampu itu
Terhampar dalam lembah-lembah.

Hujan dan derasnya suara aliran sungai
Seperti simponi musik.
Kerinduan yang terselip
Dalam lorong-lorong
Jalan kecil yang naik turun.

Manisnya senyum rembulan hilang
Dalam pelukan mendung yang mengambang
Entah,
Senyum mungil dari wajahmu itu,
Semoga tidak hilang
Dalam hujan yang membasahi tanah rencong
Berharap krelip senyummu
Adalah pijaran lampu yang paling terang
Di lembah itu.

(Bandung, 15 Oktober 2016)

Jogja, Malammu Kini

Kerlap kerlipnya lampu kota yang indah. Terlihat menyala malam yang gelap gulita. Ku susuri jalanan yang ramai itu, begitulah kota. Malam dingin tapi tidak membekukan kegiatan yang menjadi kebiasaan. Temaram lampu itu, menerangi sebagian glamornya perkotaan. Hotel-hotel menjulang tinggi itu menjadi mercusuar baru di tengah daratan. Jogja, rindukah engkau dengan bersahajanya alam, harmonisnya paugeran dan candu cintanya pelancong itu? Selamat malam kawan.

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑