Search

el suyuthi

penjelajah kata tanpa arti

Kota

Menapaki pedestrian yang lebar cukup untuk memanjakan kaki agar melangkah kemanapun. Pedestrian itu benar-benar luas, tidak ada yang menghalangi. Kecuali di pinggir pedestrian, sebagai pembatas dengan jalan raya, terdapat beberapa pot-pot besar dengan pohon yang cukup rindang daunnya. Kondisi ini menyebabkan kian nyamannya ketika berjalan, tidak begitu panas saat terik mentari menyentuh bumi.

Continue reading “Kota”

Advertisements

Ruang Dimensi

Melintasi ruang dan waktu,
Diantara ruang imajinasi yang tak menentu,
Menuntun pada dimensi tertentu,
Bahkan menembus sekat waktu,

Bolehkah aku berdiam diri,
Mencari hal yang begitu sejati,
Ataupun barang yang dikenal sebagai hakiki,
Mumpung aku masih berada di dunia ini,

Imajinasi tentang kosong,
Ruang yang begitu melompong,
Bahkan waktu yang meneropong,
Pada masa yang tak berbohong.

D.8.8.17

Perjuangan

Perjuangan tidak mengenal lelah,
Begitu orang-orang pejuang berpendapat,
Sedangkan aku, terpuruk pada asa,

Berjuang artinya:
mempasrahkan semuanya pada tujuan,
Berjuang harus punya kekuatan,
Setidaknya untuk menguatkan asa,

Untuk Agama, Nusa dan Bangsa.

D.11.1.17
Pinggir Kota

Jurnal Penutup

Mengisi hari dengan membaca buku merupakan hal yang baik, begitulah setidaknya wawasan kita akan semakin terbuka. Tidak hanya buku tertentu, tetapi semua buku. Baik itu novel ataupun buku sastra lainnya. Dalam buku itu sendiri mengandung unsur kaya akan pesan yang disampaikan oleh penulisnya.

Continue reading “Jurnal Penutup”

Bayang Rindu

Kau mungkin sedang dilanda rindu,
ketika semua yang terkenang,
menjadi sebuah bayang.

Terantuk pada ruang imajinasi,
yang telah lama menanti.
Terbayang dalam sebuah sekat,
yang begitu pekat.

Menahan segala rasa
yang ingin meluap
terapi menjadi uap,
hilang
pada saat terbang.

Dan kini aku sedang merindukanmu.

D.1.2.18

Tidak Ada New York Hari Ini

(#BukuUntuk2017)

Selesai baca buku ke-15
Tidak Ada New York Hari Ini – Aan Mansyur
Gramedia, Jakarta (2016)
117 halaman
Lama baca : 28 September – 27 November 2017

Bagi yang telah menonton sekuel film Ada Apa dengan Cinta maka akan akrab dengan buku ini. Sajak-sajak yang mengisi di bagian awal film. Bahkan kemudian, kisah Rangga juga di mulai dari tanah mancanegara itu, Amerika Serikat. Menyebabkan seribu purnama yang memisahkan dirinya dengan Cinta.

Continue reading “Tidak Ada New York Hari Ini”

Rumah Kertas

(#BukuUntuk2017)

Selesai baca buku ke-14
Rumah Kertas – Carlos Maria Dominguez
Marjin Kiri, Tangerang Selatan (2016)
76 halaman
Lama baca : 5-11 Agustus 2017

Buku ini spesial. Ada alasan penguatnya agar saya memutuskan untuk menyepesialkan buku ini. Rumah Kertas saya dapatkan dari seseorang senior yang sedang berwisuda. Setelah prosesi pewisudaan itu, sang senior memberikan buku ini kepada saya. Wajarnya saya yang seharusnya memberikan kado kepada senior tersebut, tetapi ini sebaliknya.

Continue reading “Rumah Kertas”

Golok Naga dan Pedang Langit jilid 4

(#BukuUntuk2017)

Selesai baca buku ke-13
Golok Naga dan Pedang Langit Jilid 4 (Tamat) – Jin Yong
Gramedia, Jakarta (2016)
431 halaman
Lama baca : 1 – 3 Agustus 2017

Ini adalah buku terakhir dari tetralogi Golok Naga dan Pedang Langit. Sedangkan novel ini adalah bagian dari novel Pendekar Rajawali. Entah, saya sendiri kagum pada penulis yang menggunakan inisial Jin Yong itu. Otaknya begitu brilian untuk menciptakan alur yang begitu menarik untuk dibaca.

Continue reading “Golok Naga dan Pedang Langit jilid 4”

Golok Naga dan Pedang Langit jilid 3

(#BukuUntuk2017)

Selesai baca buku ke-12
Golok Naga dan Pedang Langit Jilid 3 – Jin Yong
Gramedia, Jakarta (2016)
406 halaman
Lama baca : 25 Juli – 1 Agustus 2017

Resensi ketiga untuk Golok Naga dan Pedang Langit jilid ketiga. Menurut saya, ini adalah jilid paling serius. Setidaknya saya mempunyai pendapat ini karena berbagai masalah ada dalam novel ini. Tetapi masih saja sama, tokoh utamanya adalah Zhang Wuji. Kini, dirinya sudah mempunyai bakat untuk menunjukkan ilmu yang dia peroleh.

Continue reading “Golok Naga dan Pedang Langit jilid 3”

Blog at WordPress.com.

Up ↑